• Minggu, 3 Juli 2022

Sentil Megawati hingga PDIP, Gus Baha: Umat Islam Berjuang Lebih Awal bagi Indonesia

- Sabtu, 21 Agustus 2021 | 15:47 WIB
KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) (YouTube @NajwaShihab)
KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) (YouTube @NajwaShihab)

Muslim Terkini – Ulama Nahdatul Ulama (NU) KH Ahmad Bahauddin atau yang akrab disapa Gus Baha baru-baru ini ramai menjadi perbincangan warganet di media sosial. Bahkan tagar dengan nama Gus Baha menjadi trending topik di Twitter hari ini, Sabtu (21/08/2021).

Dalam sebuah video potongan ceramah Gus Baha yang beredar, ulama kondang asal Rembang itu menyentil tentang Soekarnoisme, PDIP, Islam dan Indonesia.  

Menurut Gus Baha, berdirinya Negara Indonesia bukan hanya dari perjuangan Soekarno. Murid dari ulama kharismatik, Kiai Maimun Zubair ini pun dibuat aneh karena ada kelompok yang mendewakan Soekarno seolah Indonesia dimulai dari Soekarno.

“Orang yang pro Megawati itu begitu mendewa-dewakan Soekarno, sampai ada paham Soekarnoisme. Bahwa Indonesia itu seakan-akan dimulai dari Bung Karno,” ujar Gus Baha, dikutip Muslim Terkini dari video yang diunggah Channel YouTube @Santreh Kopengan, Sabtu (21/8/2021).

Gus Baha melanjutkan, Soekarno memang memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Namun, yang berjuang untuk mendirikan negara Indonesia lebih awal adalah tokoh-tokoh Islam dan partai-partai Islam.

“Memang deklarator kemerdekaan Indonesia itu Soekarno. Tapi umat Islam atau partai-partai Islam itu nda kecil hati,” ucapnya.

Ulama yang selalu tampil sederhana ini menjelaskan, embrio yang bernama Indonesia itu dimulai pada tahun 1908. Sebelum ada partai Nasionalis yang berani melawan kolonialisme Belanda adalah partai-partai Islam.

Baca Juga: Indosat Ooredoo Beri Beasiswa Coding ke 39.000 Developer Muda Lewat IDCamp 2021

“Sehingga kebangkitan Indonesia itu dimulai 1908. Karena saat itu yang pertama mencetus ide melawan Belanda adalah kiai-kiai Islam. Saat itu bikin Serikat Dagang Islam, terus lama-lama menjadi Serikat Islam, terus lama-lama menjadi Partai Islam, dimulai dari angkatan HOS Cokro Aminoto,” jelas Gus Baha.

Halaman:

Editor: Nur Jamal Shaid

Tags

Terkini

Terpopuler

X