• Kamis, 29 September 2022

Contoh Amanat Pembina Upacara tentang Disiplin Terbaru yang Bermakna

- Senin, 15 Agustus 2022 | 10:59 WIB
Amanat Pembina Upacara tentang Disiplin  (Ilustrasi Soekarno saat berpidato)) (IPPHOS via Suara Merdeka )
Amanat Pembina Upacara tentang Disiplin (Ilustrasi Soekarno saat berpidato)) (IPPHOS via Suara Merdeka )

MuslimTerkini.com – Bagaimana contoh amanat pembina upacara tentang disiplin dan menghargai waktu ?

Tentu contoh teks tersebut bisa Anda susun dari berbagai riset yang ada. Misal dari menggambungkan teks atau naskah yang Anda baca. Jika tidak ingin ribet, teks dibawah ini juga bisa Anda jadikan sebagai referensi.

Jika ditelaah dari deskripsi, Disiplin merupakan perasaan taat dan patuh terhadap nilai-nilai yang dipercaya merupakan tanggung jawabnya.

Pendisiplinan adalah usaha usaha untuk menanamkan nilai ataupun pemaksaan agar subjek memiliki kemampuan untuk menaati sebuah peraturan.

Apa contoh kesiplinan di sekolah ? Contohnya adalah tidak terlambat, menggunakan seragam sesuai tata tertib, mengumpulkan tugas tepat waktu dan sebagainya.

Baca Juga: 5 Contoh Akibat Tidak Disiplin di Sekolah

Kedisplinan sangat membantu kita dalam menentukan arah kesuksesan. Kedisplinan adalah wujud dalam membentuk pribadi yang profesionalisme untuk masa depan.

Nah, mari kita simak amanat Pembina upacara tentang kedisilinan berikut ini.

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Selamat pagi, salam keberkahan untuk kita semua.

Yang saya hormati Bapak/Ibu Kepala Sekolah. Dan seluruh dewan guru, serta para siswa yang saya sangat banggakan.

Marilah kita bersukur kepada Allah SWT karena pada pagi yang cerah ini, kita dapat berkumpul dalam upacara peringatan hari senin. Rutinitas yang seharusnya disiplin kita lakukan. Tanpa nikmat sehat yang diberikan Allah, kita tidak bisa menikmati hikmatnya upacara bendera pada pagi ini.

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Murid yang Tidak Disiplin

Yang kedua, sholawat dan salam semoga tetap terlimpah curahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, yang mana kita nantikan syafaatnya kelak di yaumil akhir. Beliau juga telah membawa kita dari jaman kebodohan kepada jaman yang terang benderang seperti ini. Allahuma Soli Ala Muhammad, Wa Ala Ali Saidina Muhammad.

Hadirin yang hadir dalam upacara ini, hari ini adalah hari yang istimewa karena kita akan membahas tentang kedisiplinan. Disiplin adalah salah satu bentuk taat pada peraturan, terutama aturan yang telah ditetapkan oleh Allah SWT.

Islam sangat mengedepankan sikap disiplin. Rasulullah sebagai uswatun khasanah atau role model memiliki karakter disiplin dalam kehidupan sehari-harinya.

Bahkan sebelum menerima wahyu pertama, Nabi Muhammad telah mendapat julukan al-amin. Gelar al-amin merupakan bukti dedikasi Nabi Muhammad terhadap segala sesuatu yang menjadi tanggung jawabnya. Nilai kedisiplinan jelas menjadi pondasi penting di dalamnya.

Disiplin adalah wujud “mengikat” diri dengan sebuah komitmen yang telah dibuat. Ini yang kemudian menjadikan diri kita sebagai makhluk yang teratur dan tertib.

Baca Juga: Ketika Bertabrakan dengan Orang Lain Kita Sering Merasa Marah, Apakah Sikap Tersebut Bisa Dibenarkan

Hadirin yang hadir dalam upacara pagi ini, perlu dicatat bahwa Semua kesuksesan berawal dari dirimu sendiri. Disiplin terhadap diri sendiri merupakan sebuah langkah menuju kesuksesan.

Lalu, dua hal penting yang perlu kita terapkan dan jadikan prinsip adalah. Pertama Disiplin dalam tindakan diawali dengan disiplin dalam pikiran. Kedua bahwa Disiplin yang dijalankan atas kemauan sendiri adalah kemerdekaan sejati.

Maka, mari kita latih kedisiplinan diri. Jangan bentuk pribadi yang malas, tidak beraturan dan membangkang. Jadilah pribadi yang penuh kedisiplinan dengan mentaati kesepakatan yang dijalankan.

Misal, jangan sampai tidak melaksanakan sholat 5 waktu. Dispiplin membaca buku setiap hari selama 1 jam. Disiplin dalam bersekolah dan sebagainya.

Disiplin makan, disiplin dalam berlalu lintas dan banyakkkk lagi. Lalu apa dampak atau kerugian jika kita tidak disiplin.

Sikap diri yang terbiasa tidak disiplin akan membuat kita menjadi pribadi yang tidak konsisten, suka berubah pendapat, bingung ketika dihadapkan pada beberapa pilihan, hingga sikap plin-plan dan tidak memiliki ketegasan. Ini bahanya untuk diri sendiri dan bahkan orang lain lho.

Baca Juga: Batasan Marah Istri kepada Suami Menurut Islam, Hati-Hati Jangan Sampai Lakukan Ini

Hadirin, salah satu ciri utama orang yang sukses adalah mereka yang bisa menerapkan kedisiplinan di dalam diri mereka masing-masing.

Pernah tidak kita melihat orang-orang sukses selalu berhasil menyelesaikan segala hal yang harus mereka lakukan. Mereka berhasil bangun di pagi hari, membuat dan menyantap sarapan, subuh tidak telat, datang ke kantor tepat waktu, menyelesaikan semua tugas kerja dengan tepat waktu serta, unggul dalam pekerjaan mereka diantara yang lain.

Mereka itulah yang sebenarnya sedang menyiapkan  pondasi kesuksesan. Yuk kita latih kedisiplinan diri. Caranya adalah dengan Allahuma Paksakan. Paksakan diri untuk berdisiplin. Jangan malas, paksa paksa dan paksa.

Sobat, demikianlah contoh Contoh Amanat Pembina upacara tentang disiplin. Semoga dapat menjadi referensi dan motivasi.

Editor: Wawan Syafus

Sumber: Muslim Terkini

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Unta Berkembang Biak dengan Cara Apa? Ini Jawabannya

Senin, 26 September 2022 | 06:52 WIB

Terpopuler

X