• Jumat, 27 Mei 2022

Pidato Tentang Hari Kartini untuk SMP Terbaru dan Penuh Makna

- Senin, 18 April 2022 | 08:00 WIB
Contoh Pidato Tentang Hari Kartini untuk SMP (Ist)
Contoh Pidato Tentang Hari Kartini untuk SMP (Ist)

MuslimTerkini.com – Ulasan ini akan menyuguhkan contoh teks pidato tentang hari kartini untuk SMP, isi pidato mengandung motivasi meneladani RA Kartini bagi para remaja, khususnya yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Berpidato tentang RA Kartini adalah salah satu orasi yang positif. Mengingat RA Kartini adalah pahlawan nasional yang berjuang dalam membela hak-hal atau emansipasi kaum hawa.

Bagi Adik-adik yang masih duduk di bangku SMP, menanamkan jiwa perjuangan seperti RA Kartini adalah kegiatan yang teladan.

Hal pokok yang perlu diterapkan atau diteladani adalah semangat beliau. melalui tulisan-tulisannya, beliau juga menyuarakan bahwa perempuan harus keluar rumah, belajar, dan mengejar cita-cita, tak sekadar mengurus rumah tangga.

Maka, pidato dibawah ini sangat cocok untuk referensi dalam berorasi tentang perjuangan dan keteladanan RA Kartini.

Baca Juga: Pemerintah Tetapkan Biaya Haji 2022 Sebesar Rp 39,8 Juta per Jamaah, Ini Rinciannya

Pembukaan Pidato : Assalamualaikum Warahmatulahi Wabarakatuh. Yang terhormat (…………). Pertama-tama, marilah kita panjatkan rasa syukur kehadirat Allah SWT atas segala limpahan dan karunianya. Kedua, marilah kita bershalawat keapda Nabi Muhammad SAW. Semoga kita semua mendapatkan syafaat di yaumil akhir kelak.

Hadirin, teman-teman seperjuangan sekalian. Hari ini kita memperingati hari Kartini. Tentu semua sudah kenal dengan beliau. Sosok pahlawan emansipasi, sosok teladan, sosok yang perlu ditiru semangat dan pola pikir majunya.

Dahulu, RA Kartini amat kritis terhadap hak-hak kaum perempuan. Dimana pada saat itu, kaum perempuan dinomor duakan. Akses pendidikan, akses kesetaraan dan juga pengakuan hak-hak tidaklah di indahkan.

Tidak banyak perempaun yang bisa menikmati pendidikan. Bahkan pendidikan untuk perempuan adalah hal yang dilarang pada zaman itu.

Halaman:

Editor: Wawan Syafus

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Puisi Pendek Tentang Teman Sekolah yang Bermakna

Kamis, 31 Maret 2022 | 06:00 WIB

3 Puisi Jauh dari Orang Tua, Sungguh Aku Merindu

Kamis, 24 Maret 2022 | 16:27 WIB

10 Pantun Libur Sekolah yang Lucu dan Menarik

Kamis, 17 Maret 2022 | 14:47 WIB

Terpopuler

X