• Selasa, 29 November 2022

Pelatihan Pembuatan Bibit Mangrove dan Peningkatan Pemahaman Dinamika Komunitas untuk Permudaan Hutan Mangrove

- Selasa, 6 September 2022 | 20:22 WIB
Foto bersama kegiatan (Dok)
Foto bersama kegiatan (Dok)

MuslimTerkini.com - Hutan Mangrove Desa Margasari Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur merupakan salah satu kawasan mangrove terpenting dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan produk perikanan di Provinsi Lampung.

Namun demikian, ancaman kerusakan mangrove di kawasan ini tergolong sangat tinggi terkait dengan isu perubahan iklim, proses suksesi yang tidak berjalan dengan baik, serta tingginya tekanan masyarakat terhadap hutan mangrove terkait potensi ekonomi kawasannya.

Beranjak dari kondisi tersebut, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Lampung sebagai salah satu pengelola kawasan mangrove Desa Margasari bersama pemerintah daerah dan masyarakat desa, merasa bertanggungjawab untuk turut menjaga keberadaan dan fungsi hutan mangrove.

Keterbatasan masyarakat sebagai pengelola utama dalam hal pengadaan bibit untuk kegiatan penanaman, dan rendahnya pengetahuan masyarakat terkait proses suksesi pada komunitas vegetasi hutan mangrove menjadi masalah yang perlu segera dicarikan solusinya. Sulitnya mendapatkan bibit mangrove berkualitas menyebabkan kegiatan penanaman mangrove tidak dapat dilakukan dengan mudah secara swadaya oleh masyarakat, kendala biaya biasanya menjadi masalah utama.

Baca Juga: Inilah Puisi Tentang Hutan dan Maknanya, Menyentuh Banget

Sementara rendahnya pemahaman terhadap proses dinamika vegetasi (suksesi) mangrove menjadikan pola pikir yang cenderung monoton, dan menganggap permudaan mangrove haruslah dilakukan dengan jenis tanaman bakau (Rhizophora spp.). Kondisi ini mebuat kegiatan permudaan yang dilakukan memiliki tingkat keberhasilan yang sangat rendah, karena tidak memerhatikan kesesuaian kondisi biofisik lahan dalam memilih jenis mangrove yang akan ditanam.

Dalam rangka meningkatkan kemandirian masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan bibit tanaman mangrove, menginisiasi sebuah bisnis, serta membuka peluang kerja dan kesempatan berusaha, LPPM Unila melaui program Desa Binaan melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang bertema “Penanaman tersistem dalam upaya rehabiltasi hutan mangrove melalui pemberdayaan masyarakat di Desa Margasari”.

Kegiatan ini dilaksanakan melalui penyuluhan dan pelatihan dengan tim yang diketuai oleh Rommy Qurniati, S.P., M.Si., dan anggota Prof. Heryandi, S.H., M.S., Duryat, S.Hut., M.Si., dan Machya Kartika Tsani, S.Hut., M.Si dari Jurusan kehutanan.

Kegiatan ini juga melibatkan Firdasari, Ph.D dari Jurusan Agribisnis, satu orang praktisi pengusaha bibit yang telah berhasil mengembangkan usaha pembibitan bibit mangrove lebih dari 10 tahun yaitu Bapak Samsudin dari Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur, dan lima orang mahasiswa dari Jurusan Kehutanan Fakultas Peranian Universitas Lampung (Nindya Tria Puspita, S. Hut., Redi Agam, M. Lutfi Ubaidillah, Kevin Cornelius Kambey, dan Sandy Egy Irawan.

Halaman:

Editor: Wawan Syafus

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hendaknya dia berkata baik atau diam

Senin, 28 November 2022 | 19:40 WIB

Mengirim Bantuan Atau Donasi Ke Cianjur

Sabtu, 26 November 2022 | 23:00 WIB
X