• Kamis, 29 September 2022

FOZ: ACT Bukan Bagian dari Organisasi Pengelola Zakat

- Rabu, 6 Juli 2022 | 15:38 WIB
Forum Zakat menyatakan ACT bukan bagian dari organisasi pengelola zakat. (Tangkapan layar https://forumzakat.org)
Forum Zakat menyatakan ACT bukan bagian dari organisasi pengelola zakat. (Tangkapan layar https://forumzakat.org)

MuslimTerkini.comForum Zakat (FOZ) menyikapi liputan khusus media terkait fenomena pengelolaan dana kedermawanan sosial keagamaan. FOZ menyatakan Aksi Cepat Tanggap (ACT) bukan bagian dari organisasi pengelola zakat.

Ketua FOZ, Bambang Suherman mengatakan, sebagai asosiasi yang menaungi 196 Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) di Indonesia, FOZ menyatakan beberapa hal. Pertama, konstruksi regulasi dan mekanisme pengawasan bagi organisasi pengelola zakat (OPZ) di Indonesia sangat ketat dan rigid.

Sesuai dengan Undang-Undang no. 23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, terdapat mekanisme pengawasan yang berlapis (multi-layer) dan melibatkan pemangku kepentingan yang beragam (multi-stakeholders), seperti Kementerian Agama (Kemenag), BAZNAS, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan lain sebagainya yang turut meminimalkan potensi penyelewengan dana publik serta peluang Conflict of Interest di dalam tubuh organisasi pengelola zakat.

Baca Juga: 14 Hadits Adab Makan dan Minum Arab Latin dan Artinya, Hindari Makan yang Berlebihan

Forum Zakat menyatakan bahwa mekanisme pengawasan Organisasi Pengelola Zakat terdiri dari pengawasan internal, mencakup audit internal serta pengawas syariah yang terakreditasi oleh Majelis Ulama Indonesia. Kemudian mekanisme pengawasan eksternal yang melibatkan audit kepatuhan syariah oleh Kemenag, serta pelaporan rutin per semester kepada BAZNAS,” ujar Bambang dalam siaran pers yang diterima, Rabu (6/7/2022).  

Bambang mengatakan, regulasi juga mewajibkan setiap OPZ untuk diaudit oleh Kantor Akuntan Publik dan mempublikasikannya melalui kanal komunikasi yang tersedia.

FOZ menginformasikan bahwa saat ini telah tersusun dan disahkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang pengelolaan zakat sebagai wujud nyata penguatan ekosistem zakat yang menjunjung tinggi transparansi pengelolaan keuangan dan akuntabilitas program serta manajemen organisasi pengelola zakat.

Baca Juga: Inilah 5 Golongan yang Berhak Menerima Sedekah Subuh

“Penggunaan alokasi dana operasional OPZ diatur sangat ketat mengacu pada Fatwa MUI No. 8 tahun 2020 tentang Amil Zakat dan Keputusan Menteri Agama No. 606 tahun 2020 tentang Pedoman Audit Syariah yaitu tidak melebihi 1/8 atau 12,5% dari jumlah penghimpunan dana zakat dan 20% dari jumlah dana infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya dalam satu tahun,” jelas Bambang.

Halaman:

Editor: Nur Jamal Shaid

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Masjid Sheikh Zayed di Solo Segera Diresmikan

Rabu, 28 September 2022 | 20:53 WIB

Ini Makna dari Tema dan Logo Hari Santri 2022

Rabu, 28 September 2022 | 20:13 WIB

Terpopuler

X