• Senin, 29 November 2021

Maulid Nabi Muhammad SAW, Haedar Nashir Ajak Umat Utamakan Pengamalan Ajaran Welas Asih dan Rahmat

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:44 WIB
Maulid Nabi Muhammad SAW, Haedar Nashir Ajak Umat Utamakan Pengamalan Ajaran Welas Asih dan Rahmat (Pixabay)
Maulid Nabi Muhammad SAW, Haedar Nashir Ajak Umat Utamakan Pengamalan Ajaran Welas Asih dan Rahmat (Pixabay)

MuslimTerkini.com – Umat Muslim Indonesia memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW setiap tanggal 12 Rabiul Awal penanggalan Hijriyah. Peringatan ini sebagai bentuk cinta kepada baginda Nabi Muhammad SAW.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir mengajak umat Muslim mengutamakan pengamalan ajaran welas asih dan rahmat bagi semesta alam dalam momentum peringatan Maulid Nabi tahun ini.

“Ketika kaum muslimin merayakan dan memperingati milad atau kelahiran Nabi Muhammad SAW dalam tradisi baik maulid, maka pertama bagi kaum muslim sebagai mayoritas penduduk di negeri ini, mari kita praktekkan Islam sebagai agama rahmat semesta alam yang menebar kebaikan, keluhuran, perdamaian, persatuan dan nilai-nilai utama dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, bangasa dan kemanusiaan di ranah global,” pesannya.

Baca Juga: Maulid Nabi Muhammad SAW, Wapres Singgung Pentingnya Bangun SDM Unggul

Dalam pesan yang disampaikan lewat daring, Selasa 19 Oktober 2021, Haedar juga mengajak umat Islam menjadikan dua keutamaan. Yakni sifat welas asih dan rahmat bagi semesta alam sebagai inti membangun peradaban mulia sesuai risalah Nabi Muhammad.

“Kami percaya ketika kaum muslimin menjadi umat yang berada di garda depan dalam mewujudkan nilai-nilai kebaikan, keluhuran, kebenaran, keadilan, kesatuan dan keutamaan dalam kehidupan, maka otomatis kaum muslim menjadi pengikut Nabi Muhammad yang meniru dan meneladani uswah hasanah,” tuturnya.

Sifat utama yang berada dalam diri Nabi Muhammad seperti penyebar perdamaian, pemersatu umat, dan penyebar nilai luhur yang beriringan antara nilai ilahiyah dan kemanusiaan menurut Haedar wajib ditampilkan oleh umatnya.

Baca Juga: Jelaskan Pengertian Pantun Jenaka, Ini Jawaban Beserta Penjelasan Lengkapnya

Menurutnya, kehadiran kaum muslim dalam keragamannya maupun umat beragama pada umumnya tentu harus menjadi kekuatan yang menjadi kanopi suci, menjadi peneduh, pendamai, pemersatu.

Halaman:

Editor: Nur Jamal Shaid

Sumber: muhammadiyah.or.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Informasi Mall Ramayana Kotabumi Lampung Utara

Minggu, 28 November 2021 | 09:10 WIB
X