• Sabtu, 18 September 2021

Cerita Bahagia dari Mereka yang di Borong Dagangannya: Alhamdulillah, Saya Pulang Lebih Awal

- Selasa, 14 September 2021 | 21:11 WIB
Gerakan Borong Dagangan Mereka Dompet Dhuafa Lampung (DD Lampung)
Gerakan Borong Dagangan Mereka Dompet Dhuafa Lampung (DD Lampung)

Muslim Terkini - "Ini beneran, mbak?" ujar Bu Nunung (60) bertanya kembali kepada kami untuk meyakinkan bahwa kami tidak salah dalam memberi nominal uang rupiah.

Dari suaranya yang agak serak ada rona bahagia bercampur haru melingkupi wajahnya.

Terdampak pandemi, Bu Nunung adalah salah satu penjaja makanan yang kerap berjualan pempek mengitari lingkungan kampus Universitas Lampung (UNILA). Dan acapkali sampai sore hari dagangannya sepi pembeli.

Hasil berdagang pempek ia kirimkan ke anak bungsunya untuk biaya pengobatan gangguan jiwa anak pertamanya, juga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Bu Nunung, ia salah satu pejuang nafkah yang kisahnya kami gali hari ini selain memborong dagangan mereka.

Baca Juga: 3 Macam Komunikasi yang Wajib Dikuasai

Di tempat yang sama, ada juga Pak Mujiarto (71) penjual bengkoang yang harus mengayuh sepeda antik dari Jatimulyo menuju Unila, terkadang pula memutuskan untuk mangkal berdagang di daerah Polinela, Poltekkes, dan sekitarnya.

Bergeser lagi, ada Pak Slamet (65) penjual bubur kacang hijau di sekitar Jl Pajajaran, dan Pak Muhsin (56) pedagang kerupuk difabel yang menjajakan dagangannya disekitar Jl Pramuka.

Mereka berjuang dengan kisah hidupnya masing-masing. Di usia senja, mereka tetap pantang menyerah untuk berjuang mencari nafkah.

itulah sederet kisah para pejuang nafkah yang hari ini kami borong daganganya.

Halaman:

Editor: Wawan Syafus

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kumpulan Pantun Sabtu Islami, Cocok untuk Referensimu

Sabtu, 18 September 2021 | 06:00 WIB
X