• Kamis, 21 Oktober 2021

Opini: Kenapa Menulis

- Minggu, 29 Agustus 2021 | 08:00 WIB
Seseorang sedang menulis menggunakan laptop (Pixabay)
Seseorang sedang menulis menggunakan laptop (Pixabay)

Muslim Terkini - Menulis menjadi suatu hal yang sangat akrab bagi kita sebagai manusia. Menulis ialah kegiatan menuangkan sesuatu menjadi sesuatu yang bisa di baca bukan dibahasakan.

Menulis sedari kecil sudah diajarkan kepada kita sebagai insan yang menempuh pendidikan bahkan beberapa dimulai dari taman kanak-kanak karena menulis adalah salah satu pokok ilmu.

Menulis menjadi langkah awal menuangkan pikiran agar  tidak terlupa karena kapasitas kita sebagai seorang pelupa tidak bisa diabaikan karena dengan tulisan seseorang bisa mengabadikan pemikiran-pemikiran, gagasan, ide, teori, hipotesis dan lain sebagainya.

Dewasa ini kegiatan menulis secara langsung dengan tangan sudah cukup jarang dilakukan seiring dengan kemajuan teknologi. Segala macam kegiatan penulisan biasanya dilakukan dengan menggunakan keyboard untuk dituangkan dalam ms word dan lain-lain.

Baca Juga: Waktu Terbaik Salat Istikharah Lengkap dengan Niat, Tata Cara dan Bacaan Doanya

Kenapa menulis?

Menulis merupakan suatu rangkaian dari pengejawantahan ilmu yang dituangkan dalam bentuk wujud yang dapat dilihat secara dua dimensi yang kemudian disajikan baik untuk kepentingan pribadi maupun khalayak umum.

Kegiatan menulis menjadi interpretasi dari pandangan si penulis mengenai sesuatu yang ingin dia tulis, entah itu cerita, kejadian, peristiwa, pengetahuan, sejarah, fable, fiksi, sosial, politik, pertahanan, keamanan, gaya hidup, olahraga dan lain sebagainya yang biasanya ada pesan-pesan yang ingin disampaikan oleh si penulis.

Menulis bisa juga dijadikan sebagai sarana untuk menyampaikan sesuatu tanpa harus berbicara kepada subyek tertentu secara langsung. Bahkan terkadang tulisan bisa lebih tajam dari pedang karena ada kedalaman makna yang dikandungnya bagi orang yang mau berfikir.

Selayaknya aturan, menulis pun ada batasan koridornya, tidak bisa sembarangan menulis tanpa data dan fakta terkecuali tulisan fiksi apalagi sampai menyebabkan banyak hal negaif seperti tulisan yang bersifat provokatif.

Halaman:

Editor: Wawan Syafus

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mau Sering Marah? Coba Baca Ayat dan Hadits ini

Jumat, 1 Oktober 2021 | 12:00 WIB

Ingat, Doa Bukanlah Sekadar Formalitas

Jumat, 1 Oktober 2021 | 11:00 WIB

9 Dampak Buruk Pelecehan Seksual pada Laki-laki

Selasa, 28 September 2021 | 22:43 WIB

Jangan Menggunakan Prasangka Jahiliyah

Senin, 27 September 2021 | 11:00 WIB

Senin Semangat: Utamakan Akhlak yang Baik

Senin, 20 September 2021 | 06:00 WIB

Allah Akan Menolong: Optimisme Ditengah Pandemi

Sabtu, 18 September 2021 | 10:00 WIB

Ketika Menjadi Budak Harta dan Cinta Dunia

Jumat, 17 September 2021 | 20:00 WIB

Perisai; Doa dan Dzikir Sepenuh Rasa dikala Pandemi

Selasa, 14 September 2021 | 12:00 WIB

Pentingnya Ilmu dalam Islam, Ini Hukum dan Dalilnya

Selasa, 14 September 2021 | 11:05 WIB

Ikhlaskan dalam Memberi, Jangan Pamrih

Selasa, 14 September 2021 | 09:05 WIB

Generasi Rebahan Setelah Sholat Subuh

Minggu, 12 September 2021 | 15:43 WIB

Kemerdekaan dan Keterbukaan Pikiran untuk Merdeka

Minggu, 12 September 2021 | 09:10 WIB

Taqwa Itu Tahu Diri, Sebab Kita Belum Tentu Suci

Jumat, 10 September 2021 | 10:10 WIB
X