• Senin, 29 November 2021

Ingat, Doa Bukanlah Sekadar Formalitas

- Jumat, 1 Oktober 2021 | 11:00 WIB
Ilustrasi Tangan (Pixabay)
Ilustrasi Tangan (Pixabay)

MuslimTerkini.com - Secara bahasa, kata doa itu bermakna seruan, jadi berdoa itu artinya menyeru, mengucap, dan memanggil.

Sedangkan, secara istilah doa adalah suatu permohonan atau permintaan dan ucapan kepada Allah SWT sebagai penguasa alam semesta disertai kerendahan hati untuk mendapatkan suatu kebaikan dan kemaslahatan yang berada di sisi-Nya.

Pada pelaksanaannya, ketika kita berdoa sudah seyogyanya dilakukan dengan khusyuk, tidak main-main, dengan ikhlas hati, dengan kerendahan diri dan keseriusan dalam memohon kepada Allah SWT dan hal ini tertulis jelas dalam dalam Al-Qur’an, surat Al-Ar’af ayat 55-56 yang berbunyi:

“Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri (tadharu’) dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi sesudah Allah memperbaikinya, dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut akan tidak diterima dan penuh harapan untuk dikabulkan. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.”

Baca Juga: 9 Dampak Buruk Pelecehan Seksual pada Laki-laki

Namun, apa yang terjadi apabila do’a yang kita lakukan setengah-setengah atau bahkan terkesan sebatas formalitas?. Banyak sekali contoh yang terjadi di jaman sekarang ketika do’a hanya sebagai selipan dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bersifat dunia.

Do’a selalu diposisikan sebagai pelengkap dan bahkan terkadang do’a tidak ada dalam susunan acara. Sangat miris ketika kita yang tidak ada apa-apanya, malas untuk meminta kepada yang Maha segala.

Bukankah kita adalah ciptaan dari sang pencipta, yang diciptakan dengan suatu tujuan. Bukan malah asyik sendiri dengan dunia, dan bahkan masalah meminta kita terkesan malas dan ogah-ogahan.

Mari kita beranalogi sejenak, ada dua orang orang athlete lari 100m, sebut saja si A dan si B. Si A sangat bersemangat menyongsong perlombaan, dengan tekad yang bulat ia berhasrat untuk meraih garis finis pertama, sedangkan si B terkesan main-main dan hanya ikut-ikutan dalam perlombaan tetapi berharap menang.

Baca Juga: Jangan Menggunakan Prasangka Jahiliyah

Halaman:

Editor: Wawan Syafus

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Alarm Bahwa Itu Dosa Datang Dari Hati Kita Sendiri

Rabu, 17 November 2021 | 13:09 WIB

Kehadiran Portal Berita Islam untuk Seorang Muslim

Senin, 25 Oktober 2021 | 10:00 WIB

Tantangan dan Peluang Bisnis Media Online

Senin, 25 Oktober 2021 | 08:00 WIB

Mau Sering Marah? Coba Baca Ayat dan Hadits ini

Jumat, 1 Oktober 2021 | 12:00 WIB

Ingat, Doa Bukanlah Sekadar Formalitas

Jumat, 1 Oktober 2021 | 11:00 WIB

9 Dampak Buruk Pelecehan Seksual pada Laki-laki

Selasa, 28 September 2021 | 22:43 WIB

Jangan Menggunakan Prasangka Jahiliyah

Senin, 27 September 2021 | 11:00 WIB

Senin Semangat: Utamakan Akhlak yang Baik

Senin, 20 September 2021 | 06:00 WIB

Allah Akan Menolong: Optimisme Ditengah Pandemi

Sabtu, 18 September 2021 | 10:00 WIB

Ketika Menjadi Budak Harta dan Cinta Dunia

Jumat, 17 September 2021 | 20:00 WIB
X