• Senin, 29 November 2021

Kisah Malaikat Pencabut Nyawa Besama Seorang yang Berlebihan Mengumpulkan Harta

- Kamis, 9 September 2021 | 18:45 WIB
Ilustrasi malaikat dalam khalayan (Istimewa)
Ilustrasi malaikat dalam khalayan (Istimewa)

Muslim Terkini - Ada seorang di masa lalu, telah mengumpulkan harta yang banyak juga keturunan yang banyak pula, sehingga dia merasa sangat kaya. Sehingga dia berkata kepada keluarganya, “Kalian akan merasakan kehidupan yang sejahtera dalam waktu lama.”

Namun tiba-tiba malaikat pencabut nyawa datang kepadanya. Dia mengetuk pintu. Dan para penghuni rumah itu pun datang membukakan pintu dan menemui malaikat pencabut nyawa yang sedang menyamar sebagai orang miskin. Dia berkata kepada mereka, “Tolong panggilkan tuan pemilik rumah ini.”

Mereka menjawab, “Apakah layak tuan kami keluar rumah hanya untuk menemui orang seperti dirmu?”

Malaikat pencabut nyawa berdiam sejenak. Kemudian dia kembali mengetuk pintu. Dan kembali berkata seperti sebelumnya. Dan menambahkan, “Beritahukan dia, bahwa saya malaikat pencabut nyawa.”

Baca Juga: Kisah Cinta dalam Diam paling Fenomenal, Fatimah Az-Zahra dan Ali bin Abi Thalib

Saat tuan rumah mendengar perkataannya, maka dia pun langsung terduduk gelisah. Dan berkata kepada mereka, “Berkatalah dengan lembut kepadanya.”

Mereka bertanya, “Apakah engkau menginginkan selain tuan kami?”

Dia menjawab, “Tidak.” Selanjutnya dia masuk ke rumah menemui orang itu dan berkata kepadanya, “Segeralah beri wasiat yang engkau ingin beri wasiat, karena saya akan mencabut nyawamu sebelum saya keluar rumahmu.”

Mendengar itu keluarganya pun berteriak histris dan menangis. Sementara orang itu segera berkata, “Bukalah kotak-kotak dan brankas itu, dan buka juga tas penyimpanan harta, juga tempat penyimpanan emas dan perak.” Mereka pun segera membukanya seluruhnya.

Maka dia pun menghadap ke hartanya dan melaknatnya serta mencaci makinya. Kemudian dia berkata, “Terlaknatlah engkau, harta. Engkaulah yang membuat diriku melupakan Rabb-ku Tabaraka wa Ta’ala, dan membuatku lalai untuk beramal bagi akhiratku, sehingga ajalku tiba.”

Halaman:

Editor: Wawan Syafus

Sumber: instagram @tarikhislam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Doa Seorang Hamba Tidak Mesti Diterima Allah SWT

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 22:04 WIB

Fikih Diet dan Obat Penyubur Kandungan

Selasa, 5 Oktober 2021 | 16:30 WIB

Tidur Berkualitas ala Imam Syafii

Minggu, 3 Oktober 2021 | 15:36 WIB

Cara Jitu Pak Hakim Mencegah Perceraian

Sabtu, 2 Oktober 2021 | 09:14 WIB
X