• Kamis, 29 September 2022

Khutbah Jumat Tentang 5 Penyesalan Setelah Mati Paling Bermakna

- Selasa, 13 September 2022 | 21:39 WIB
Khutbah Jumat Tentang 5 Penyesalan Setelah Mati  (Pixabay)
Khutbah Jumat Tentang 5 Penyesalan Setelah Mati (Pixabay)

MuslimTerkini.com - Sobat Muslim, berikut ini adalah Teks khutbah singkat tentang 5 penyesalan setelah mati. Khutbah ini cocok digunakan sebagai referensi bagi para khatib sebagai naskah teks khutbah dalam shalat jum’at

Kematian adalah sesuatu hal yang pasti, tak dapat di majukan dan tak dapat pula di undurkan walau sesaat. Maka dari itu maanftaat sisa hidup yang Allah berikan supaya tidak menyelsal dikemudian hari ( setelah kematian).

Didalam khotbah ini Ada 5 penyesalan bagi orang yang telah mati akan kan di kumpas tuntas beserta dalilnya.

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ القَوِيُّ المَتِيْنُ، العَزِيْزُ الحَكِيْمُ، العَلِيْمُ الخَبِيْرُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلـٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ المُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٍ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَصَفِيُّهُ وَخَلِيْلُهُ وَأَمِيْنُهُ عَلَى وَحْيِهِ، الدَاعِيُ إِلَى اللهِ بِإِذْنِهِ وَالسِرَاجُ المُنِيْرُ؛ صَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ .
أمَّا بَعْدُ أيُّهَا المُؤْمِنُوْنَ عِبَادَ اللهِ:
اِتَّقُوْا اللهَ تَعَالَى، وَرَاقِبُوْهُ جَلَّ فِي عُلَاهُ مُرَاقَبَةً مَنْ يَعْلَمُ أَنَّ رَبَّهُ يَسْمَعُهُ وَيَرَاهُ، وَتَقْوَى اللهِ جَلَّ وَعَلَا: عَمَلٌ بِطَاعَةِ اللهِ عَلَى نُوْرٍ مِنَ اللهِ رَجَاءَ ثَوَابَ اللهِ، وَتَرْكٌ لِمَعْصِيَةِ اللهِ عَلَى نُوْرٍ مِنَ اللهِ خِيْفَةَ عَذَابِ اللهِ

Tiada kata dan kalimat yang paling sempurna, selain dari ungkapan rasa syukur kita kehadirat Allah SWT. alhamdulillahi robbil 'aalamin atas limpahan rahmat, karunia dan kasih sayang-Nya pada hari yang berbahagia ini, hari yang mulia, penghulu segala hari yaitu hari Jum'at, kita masih diberikan oleh Allah Waktu luang yang kita gunakan untuk beribadah krpada -Nya, sehingga kita dapat memenuhi panggilan-Nya, salah satu perintah wajib yaitu shalat jum'ah berjamaah.

Baca Juga: 4 Puisi Meratapi Dosa, Berlumur Dosa dan Takut Kematian

Sholawat dan beriringkan salam tetap tercurahkan kepada keharibaan Junjungan Nabi Agung Nabi Muhammad saw, beserta keluarga, sahabat-sahabat, dan para pengikutnya hingga Akhir zaman. Allahumma Shalli ‘Ala Sayyidina Muhammad Wa’ala Ali Sayyidina Muhammad.

Melalui mimbar yang mulia ini khatib mengajak khususnya pada diri khatib sendiri, dan para jama’ah sekalian Marilah senantiasa kita tingkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT dengan sebenar benarnya taqwa. Mengerjakan dan mentaati segala perintah-Nya dengan penuh rasa ikhlas. Dan menjauhi dan meningalkan segala larangan-larangan Allah dengan penuh rasa Ridha dan sabar.

Kematian menyongsong sejak dari kelahiran. Manusia adalah Ada-menuju-Kematian Dengan demikian, sebetulnya, kematian merentang dalam keseharian yang selalu mengintai disetiap aktivitas kita.

Meskipun mati adalah pasti, tetapi kapan dan di mananya adalah misteri, tidak ada yang dapat mengetahuinya. Karena itu, kematian adalah kemungkinan (yang pasti). Sungguh, sang dewi kematian mengintai, menatap tajam jiwa kita menunggu jatuhnya daun kehidupan kita dari pohon sidrah di langitnya Allah SWT.

Halaman:

Editor: Wawan Syafus

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Khutbah Jumat Tentang Umur Dunia yang Begitu Singkat

Kamis, 22 September 2022 | 08:23 WIB

Teks Khutbah Singkat Tentang Penyelasan Penghuni Neraka

Minggu, 18 September 2022 | 14:46 WIB

Khutbah 5 Perkara Sebelum 5 Perkara Penuh Makna Mendalam

Minggu, 18 September 2022 | 14:15 WIB

Syarat Syarat, Rukun dan Sunat Dalam Khutbah Jumat

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 13:58 WIB

Terpopuler

X