• Kamis, 29 September 2022

Surah An Nisa Ayat 92 Arab Latin dan Artinya, Tentang Hukum Membunuh Orang Mukmin 'Tidak Sengaja'

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 16:57 WIB
Surah An Nisa Ayat 92 Arab Latin dan Artinya, Tentang Hukum Membunuh Orang Mukmin 'Tidak Sengaja' (muslimterkini.com)
Surah An Nisa Ayat 92 Arab Latin dan Artinya, Tentang Hukum Membunuh Orang Mukmin 'Tidak Sengaja' (muslimterkini.com)

MuslimTerkini.com - Isi kandungan Surah An Nisa Ayat 92 menjelaskan tentang hukum membunuh orang mukmin karena tersalah atau tidak sengaja.

Dalam Surah An Nisa Ayat 92 ada tiga kondisi hukuman membunuh. Pertama, mukmin yang terbunuh tanpa sengaja itu berasal dari keluarga yang mukmin. Kedua, mukmin yang terbunuh itu berasal dari kaum atau keluarga bukan mukmin, tetapi keluarganya memusuhi kaum Muslimin.

Ketiga dalam Surah An Nisa Ayat 92 adalah mukmin yang terbunuh tanpa sengaja itu berasal dari keluarga bukan mukmin, tetapi mereka itu sudah membuat perjanjian damai dengan kaum Muslimin

Berikut ini bacaan Surah An Nisa Ayat 92 lengkap dengan tulisan arab latin dan artinya.

وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ اَنْ يَّقْتُلَ مُؤْمِنًا اِلَّا خَطَـًٔا ۚ وَمَنْ قَتَلَ مُؤْمِنًا خَطَـًٔا فَتَحْرِيْرُ رَقَبَةٍ مُّؤْمِنَةٍ وَّدِيَةٌ مُّسَلَّمَةٌ اِلٰٓى اَهْلِهٖٓ اِلَّآ اَنْ يَّصَّدَّقُوْا ۗ فَاِنْ كَانَ مِنْ قَوْمٍ عَدُوٍّ لَّكُمْ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَتَحْرِيْرُ رَقَبَةٍ مُّؤْمِنَةٍ ۗوَاِنْ كَانَ مِنْ قَوْمٍۢ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُمْ مِّيْثَاقٌ فَدِيَةٌ مُّسَلَّمَةٌ اِلٰٓى اَهْلِهٖ وَتَحْرِيْرُ رَقَبَةٍ مُّؤْمِنَةٍ ۚ فَمَنْ لَّمْ يَجِدْ فَصِيَامُ شَهْرَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِۖ تَوْبَةً مِّنَ اللّٰهِ ۗوَكَانَ اللّٰهُ عَلِيْمًا حَكِيْمًا ٩٢

Wa mā kāna limu`minin ay yaqtula mu`minan illā khaṭa`ā, wa mang qatala mu`minan khaṭa`an fa taḥrīru raqabatim mu`minatiw wa diyatum musallamatun ilā ahlihī illā ay yaṣṣaddaqụ, fa ing kāna ming qaumin 'aduwwil lakum wa huwa mu`minun fa taḥrīru raqabatim mu`minah, wa ing kāna ming qaumim bainakum wa bainahum mīṡāqun fa diyatum musallamatun ilā ahlihī wa taḥrīru raqabatim mu`minah, fa mal lam yajid fa ṣiyāmu syahraini mutatābi'aini taubatam minallāh, wa kānallāhu 'alīman ḥakīmā

Artinya: "Tidak patut bagi seorang mukmin membunuh seorang mukmin, kecuali karena tersalah (tidak sengaja).

Siapa yang membunuh seorang mukmin karena tersalah (hendaklah) memerdekakan seorang hamba sahaya mukmin dan (membayar) tebusan yang diserahkan kepada keluarganya (terbunuh), kecuali jika mereka (keluarga terbunuh) membebaskan pembayaran.

Jika dia (terbunuh) dari kaum yang memusuhimu, padahal dia orang beriman, (hendaklah pembunuh) memerdekakan hamba sahaya mukminat.

Halaman:

Editor: Yudi Hartono

Sumber: Kemenag RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X