• Jumat, 12 Agustus 2022

Ketika Rasulullah Melihat Yahudi Puasa Asyura dan Sejarah Puasa Ramadan

- Selasa, 8 Maret 2022 | 12:27 WIB
Ilsutrasi
Ilsutrasi

MuslimTerkini.com – Sebagai umat muslim, kita sangat familiar dengan ibadah puasa Ramadan. Ibadah wajib bagi yang memenuhi syarat ini merupakan salah satu yang ada di dalam rukun islam.

Menurut istilah syariat Islam, kata puasa, siyam, atau saum berarti menahan diri dari makan, minum, dan melakukan hubungan suami-istri mulai dari terbit fajar hingga matahari terbenam.

Secara singkat, puasa dapat diartikan sebagai menahan diri. Kemudian dalam implementasinya adalah menahan diri dari makan, minum, hawa napsu dan juga hal yang membatalkan puasa.

Sebagaimana yang dikutip Pikiran-Rakyat.com dari buku 'Almanak Alam Islami Sumber Rujukan Keluarga Muslim Milenium Baru' terbitan Pustaka Jaya yang ditulis oleh Rachmat Taufiq Hidayat, H. endang Saiuddin Anshari, Thomas Djamaluddin, dan Nia Kurnia, berikut penjelasannya.

Baca Juga: Banyak Orang Yang Sudah Sembuh Dari COVID-19, Berikut Datanya Sampai 3 Maret 2022

Artikel khazanah ini telah tayang di PikiranRakyat.com dengan judul Sejarah, Pengertian, dan Syarat Wajib Puasa: Berawal Saat Rasulullah Melihat Orang Yahudi Puasa Asyura

Allah SWT memerintahkan umat muslim berpuasa, seperti Firman dalam Q.S Al-Baqarah ayat 183 yang berbunyi:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ - ١٨٣

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa".

Ayat tersebut turun di Madinah pada tahun kedua Hijrah.

Baca Juga: 5 Perbedaan Senyawa Organik dan Anorganik, Termasuk Titik Didih dan Titik Lelehnya

Halaman:

Editor: Wawan Syafus

Sumber: Pikiranrakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X