• Sabtu, 18 September 2021

Imam Malik vs Imam Syafi'i : Perbedaan Pendapat Guru dan Murid tentang Rezeki

- Sabtu, 11 September 2021 | 06:00 WIB
Ilustrasi ulama (Pixabay)
Ilustrasi ulama (Pixabay)

Muslim TerkiniImam Malik merupakan guru dari Imam Syafi’i. Meski begitu, kedua imam mazhab ini kerap berbeda pendapat tentang beberapa hal. Salah satu perbedaan pendapat guru dan murid ini adalah tentang rezeki.

Imam Malik dalam sebuah majelis pernah menyampaikan, "Sesungguhnya rezeki itu datang tanpa sebab, cukup dengan tawakkal yang benar kepada Allah niscaya Allah akan memberikan rezeki. Lakukan yang menjadi bagianmu, selanjutnya biarkan Allah mengurus lainnya."

Imam Malik menyandarkan pendapatnya berdasarkan sebuah hadits Rasulullah SAW: “Andai kalian bertawakkal kepada Allah sebenar-benar tawakkal niscaya Allah akan berikan rizki kepada kalian, sebagaimana Dia memberikan rizki kepada burung yang pergi dalam keadaan lapar lalu pulang dalam keadaan kenyang.”

Sementara Imam Syafi’i berpendapat lain. Beliau mengatakan, "Seandainya seekor burung tidak keluar dari sangkarnya, bagaimana mungkin ia akan mendapatkan rezeki."

Baca Juga: ALAMI Sharia Catat Akumulasi Pembiayaan Rp1 Triliun, Siap Luncurkan Hijra Bank

Guru dan murid bersikukuh pada  masing-masing pendapatnya. Suatu saat, ketika meninggalkan pondok, Imam Syafi'i melihat serombongan orang tengah memanen anggur. Dia pun membantu mereka. Setelah pekerjaan selesai, Imam Syafi’i memperoleh imbalan beberapa ikat anggur sebagai balas jasa.

Imam Syafi’i girang, bukan karena mendapatkan anggur, tetapi pemberian itu telah menguatkan pendapatnya. Jika burung tak terbang dari sangkar, bagaimana ia akan mendapat rezeki. Seandainya dia tak membantu memanen, niscaya tidak akan mendapatkan anggur.

Bergegas dia menjumpai Imam Malik, sang guru. Sambil menaruh seluruh anggur yang didapatnya, dia bercerita. Imam Syafi’i sedikit mengeraskan bagian kalimat, “Seandainya saya tidak keluar pondok dan melakukan sesuatu (membantu memanen), tentu saja anggur itu tidak akan pernah sampai di tangan saya.”

Mendengar itu Imam Malik tersenyum, seraya mengambil anggur dan mencicipinya. Imam Malik berucap pelan,

Halaman:

Editor: Nur Jamal Shaid

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Siapa Pencetus Hari Santri Nasional? Ini Jawabannya

Kamis, 16 September 2021 | 20:10 WIB

Catat, Ini 10 Keistimewaan Membaca Surah Yasin

Kamis, 16 September 2021 | 16:38 WIB

Hukum Aqiqah Setelah Dewasa dalam Islam, Harus Kamu Tahu

Selasa, 14 September 2021 | 06:00 WIB
X