• Minggu, 3 Juli 2022

Akhirnya Arab Saudi Setujui Vaksin Sinovac dan Sinopharm, Jemaah Indonesia Boleh Umrah?

- Kamis, 26 Agustus 2021 | 13:33 WIB
Ilustrasi vaksin COVID-19 (Pixabay)
Ilustrasi vaksin COVID-19 (Pixabay)

Muslim Terkini – Pemerintah Arab Saudi akhirnya menyetujui penggunaan dua vaksin COVID-19 merek Sinovac dan Sinopharm. Dengan demikian, total enam vaksin yang disetujui di Kerajaan.

Sebelumnya, pihak Kerajaan hanya menyetujui 4 vaksin yaitu merek Oxford-AstraZeneca, Pfizer-BioNTech, Johnson & Johnson, dan Moderna.

Dikutip Muslim Terkini dari laman Arab News, Kamis (26/08), Kementerian Kesehatan Saudi menyatakan kemungkinan masyarakat, termasuk jemaah dan peziarah, yang telah menyelesaikan vaksinasi Sinopharm atau Sinovac akan diterima di Kerajaan. Asalkan mereka telah menerima dosis vaksin yang disetujui.

Sebelumnya, Arab Saudi mengizinkan penggunaan dua dosis dari dua vaksin berbeda. Hal ini didasarkan pada studi ilmiah internasional yang menunjukkan keamanan dan efektivitas pendekatan tersebut dalam mengatasi virus.

Kementerian menambahkan, menurut rekomendasi saat ini, dosis kedua dapat diambil setidaknya tiga minggu setelah dosis pertama.

Warga yang pulih dari COVID-19 harus menerima dua dosis vaksin, yang pertama setidaknya 10 hari setelah infeksi dan yang kedua diberikan setidaknya tiga minggu setelahnya.

Jika infeksi terjadi setelah menerima dosis pertama, dosis kedua dapat diberikan setidaknya 10 hari setelah infeksi.

Baca Juga: Sri Mulyani: Ekonomi Syariah Kunci Penting Ciptakan Stabilitas Sektor Keuangan

Jemaah Asal Indonesia Bisa Umrah?

Halaman:

Editor: Nur Jamal Shaid

Sumber: kemenag.go.id, Arab News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X