• Jumat, 12 Agustus 2022

Syarat Sah Sai Dalam Ibdah Haji, Salah Satunya Dilaksanakan Setelah Thawaf

- Senin, 20 Juni 2022 | 00:08 WIB
Mekkah (pixabay.com)
Mekkah (pixabay.com)

MuslimTerkini.com - Sai adalah berjalan antara Shafa dan Marwah (pulang-pergi) dengan niat beribadah kepada Allah dan merupakan rukun haji dan umrah.

Rasulullah bersabda yang artinya, "Kerjakanlah sai oleh kalian karena sesungguhnya Allah telah menetapkan bagi kalian sai." (HR. Imam Ahmad)

Syarat-syarat sai

Baca Juga: Surah Al Baqarah Ayat 197-198 Arab Latin dan Artinya, Tentang Ibadah Haji

1. Niat, ketika melaksanakan sai diharuskan berniat sebagai bentuk ketaatan dan mengikuti perintah Allah, sebagaimana sabda Nabi yang artinya, " Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya." (HR. Al-Bukahari)

2. Tertib, sai harus dilaksanakan secara berurutan yaitu mendahulukan thawaf terlebih dahulu.

3. Pelaksanaan sai dilakukan secara berkesinambungan, tidak boleh terputus-putus kecuali dalam kondisi darurat.

4. Menyempurnakan sebanyak tujuh kali, jika kurang satu putaran atau sebagian, sai tersebut tidak sempurna dan tidak berpahala, karena hakikat sai adalah sempurna seluruh putaran.

5. Sai dilaksanakan setelah melaksanakan thawaf dengan sah, baik thawaf wajib atau thawaf sunnah, thawaf wajib lebih diutamakan.

Halaman:

Editor: Yudi Hartono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X